BENCANA



Duka dan kepedihan tumpah 
Terus-menerus...
Mengiringi kepulangan yang tak pernah diminta

Ada banyak amarah...
Entah untuk siapa
Entah kepada apa

Pikirkan saja nasib pemilik badan, Tuan!
Biar alam yang membagi
Siapa yang berhak dikasihi
Lalu biarkan cinta datang
Kepada siapa yang layak dinaungi

Duhai semesta...
Adakah yang masih ingin kau sampaikan?
Tak banyak yang masih kami miliki
Selain menanti, seraya berharap
Angin menyapu segala kegundahan ini

Comments

Popular Posts